Pentingnya Mendidik Anak Sejak dalam Kandungan


Banyak kesalahan dan kekhilafan yang kita perbuat, namun kejahatan kita yang paling nista adalah kejahatan mengabaikan anak-anak kita, melalaikan mata air hayat kita. Kita bisa tunda berbagai kebutuhan kita. Kebutuhan anak kita tidak bisa ditunda. Pada saat ini tulang belulangnya sedang dibentuk, darahnya dibuat dan serabut-serabut sarafnya tengah disusun. Kepadanya kita tidak dapat berkata "ESOK". Namanya adalah "KINI". (Gabriela Mistral, Pemenang Nobel Sastra, 1945)

Di masa lampau banyak yang berpendapat bahwa anak baru bisa dididik setelah dilahirkan. Ada pula yang berpendapat anak bisa dididik sesudah bisa diajak bicara. Bahkan ada juga yang berpendapat bahwa anak baru bisa dididik setelah ia sudah sekolah. Untungnya pendapat-pendapat seperti itu sudah banyak berubah. Anak sudah bisa dididik sejak masih berada dalam kandungan.

Dalam mendidik atau mengasuh anak sejak dalam kandungan, ada beberapa hal yang mutlak perlu mendapat perhatian, baik oleh ibu maupun oleh bapak. Kesiapan ibu yang didukung sepenuhnya oleh bapak akan menciptakan lingkungan yang kondusif dalam pendidikan atau pengasuhan anak sejak dalam kandungan dan seterusnya sehingga anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Janin atau bayi dalam kandungan sudah bisa mendengar suara dari luar. Suara ibu adalah suara yang paling sering didengar anak. Ketika ibu bercakap-cakap dengan orang lain, janin atau anak bisa mendengarnya. Suara ibu, keras maupun lembut akan diikuti anak setiap waktu. Bapak dan Ibu perlu menjaga percakapannya agar anak terbiasa mendengarkan yang baik-baik yang kemudian akan ditiru oleh anak.

Di dalam kandungan, anak sudah terpengaruh oleh semua yang dipikirkan dan dirasakan ibunya. Saat ibu sering cemas, sedih, takut, marah dan lain-lain, berpotensi melahirkan anak-anak yang rewel, selalu gelisah serta sulit menyesuaikan diri.

Keberhasilan mendidik anak sejak dalam kandungan memang membutuhkan kematangan atau kesiapan jasmani, mental, emosional, sosial dan spiritual, baik ibu maupun bapak. Banyak orang mengatakan, kehamilan adalah anugerah, jangan jadikan ia sebagai bencana agar kita semua terhindar dari berbagai bencana kehidupan. Wallahua'lam.

* (Sumber/Rujukan: Pola Asuh yang Mendukung Perkembangan Anak, Direktorat Kesehatan Jiwa Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI)

0 Response to "Pentingnya Mendidik Anak Sejak dalam Kandungan"

Post a Comment